CIBER Kukuhkan Tujuh Koordinator Kelurahan, Dorong Persatuan dan Kesejahteraan Warga Cilincing

Nasional12 Dilihat

CILINCING, JAKARTA UTARA, Diasporasatu.com — Memanfaatkan momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada Rabu (28/10/2026), Cilincing Bersatu (CIBER) mengukuhkan tujuh koordinator kelurahan se-Kecamatan Cilincing. Kegiatan ini menjadi langkah konsolidasi organisasi untuk memperkuat persatuan masyarakat, membangun kemitraan dengan pemerintah dan dunia usaha, serta mendorong penyelesaian berbagai persoalan sosial di wilayah pesisir Jakarta Utara.

Pengukuhan berlangsung di Ruang Pola Kantor Kecamatan Cilincing. Kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi dan dialog yang mempertemukan unsur organisasi kemasyarakatan (ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM), pemerintah, TNI, dan Polri untuk membangun Cilincing secara bersama-sama.

Ketua CIBER, Ajid Durohim, mengatakan pengukuhan tujuh koordinator kelurahan bukan sekadar agenda organisasi, melainkan bagian dari upaya memperkuat peran masyarakat dalam menjawab tantangan pembangunan di wilayah Cilincing.

“Momentum ini sangat baik karena kita mengundang semua unsur LSM dan pemerintahan, TNI, Polri, serta seluruh ormas agar dapat melihat kondisi Cilincing dan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujar Ajid.

Menurutnya, Cilincing memiliki potensi ekonomi yang besar, termasuk dari aktivitas industri dan dunia usaha. Namun, potensi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat setempat, terutama dalam membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan.

“Kita berharap masyarakat Cilincing tidak perlu lagi keluar wilayah untuk mencari penghidupan apabila peluang kerja dan kesempatan usaha di daerah sendiri bisa dikembangkan. Masyarakat harus mendapatkan ruang dan kesempatan untuk maju di wilayahnya,” katanya.

Ajid menambahkan, persoalan pengangguran dan masalah sosial lainnya membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, CIBER ingin membangun komunikasi dan solidaritas agar masyarakat dapat saling mendukung dalam memperoleh kesempatan kerja serta meningkatkan taraf hidup.

“Harapan kami, semua unsur masyarakat dapat bersatu membantu masyarakat Cilincing. Banyak persoalan yang harus kita hadapi bersama, termasuk pengangguran dan persoalan sosial lainnya,” tegasnya.

Supriyadi: Kesejahteraan Harus Dibangun Bersama

Sekretaris Jenderal CIBER, Supriyadi, S.E., menjelaskan bahwa pengukuhan tujuh koordinator kelurahan bertujuan memperkuat struktur organisasi sekaligus membangun gerakan masyarakat yang terkoordinasi dan berorientasi pada kepentingan bersama.

Menurut Supriyadi, kesejahteraan tidak dapat diwujudkan apabila setiap kelompok berjalan sendiri-sendiri tanpa komunikasi dan sinergi.

“Pengukuhan tujuh koordinator kelurahan ini merupakan sebuah penguatan. Untuk mencapai kesejahteraan, kita tidak bisa bekerja secara parsial atau sendiri-sendiri. Karena itu, Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk memperkuat nasionalisme sekaligus menjadi perekat bagi seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, CIBER tidak bermaksud mendominasi gerakan masyarakat. Sebaliknya, organisasi tersebut membuka ruang kolaborasi dengan berbagai ormas dan kelompok masyarakat untuk bersama-sama mencari solusi atas persoalan yang dihadapi warga.

“Bagi CIBER, bukan berarti CIBER harus selalu berada di depan. Kami juga memberikan kesempatan kepada teman-teman ormas yang lain. Yang terpenting adalah bagaimana kita tidak lagi menjadi kekuatan kelompok berdasarkan kepentingan sektoral, tetapi mampu membangun Cilincing secara bersama-sama,” jelasnya.

Supriyadi menyebut prinsip gerakan CIBER adalah dari Cilincing, oleh masyarakat Cilincing, dan untuk Cilincing. Prinsip tersebut menempatkan masyarakat lokal sebagai bagian penting dalam pembangunan, sehingga tidak hanya menjadi penonton di tengah perkembangan ekonomi dan industri di wilayahnya sendiri.

Dorong Kemitraan dengan Pemerintah dan Dunia Usaha

Selain memperkuat solidaritas masyarakat, CIBER mendorong terbentuknya kemitraan berkelanjutan antara warga, pemerintah, dan dunia usaha.

Supriyadi menilai, kolaborasi tersebut diperlukan untuk menangani berbagai persoalan di Cilincing, mulai dari lingkungan, kemacetan lalu lintas, hingga kesenjangan antara kompetensi tenaga kerja lokal dan kebutuhan perusahaan.

Menurutnya, peningkatan kesempatan kerja tidak cukup hanya dilakukan melalui penyediaan informasi lowongan. Masyarakat juga perlu memperoleh pelatihan dan peningkatan keterampilan agar mampu memenuhi kebutuhan dunia kerja.

“Kita harus memikirkan bagaimana kompetensi dan kapasitas masyarakat bisa ditingkatkan. Bagi warga yang pendidikannya belum sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, kita perlu membangun strategi bersama agar mereka mempunyai kesempatan untuk berkembang,” tuturnya.

Ia mengajak seluruh ormas dan unsur masyarakat untuk menyusun langkah konkret dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas jejaring kemitraan, serta menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kegiatan usaha.

CIBER juga berharap pertumbuhan industri di Cilincing dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar, terbukanya kesempatan kerja yang adil, serta terbangunnya hubungan yang harmonis antara perusahaan dan lingkungan sosialnya.

CIBER Ajak Masyarakat Bangun Citra Positif Cilincing

CIBER turut menyoroti pentingnya membangun citra positif Cilincing melalui pengelolaan informasi publik dan penggunaan media sosial secara bijak.

Supriyadi mengatakan, informasi yang hanya menonjolkan sisi negatif suatu wilayah berpotensi membentuk persepsi yang tidak seimbang. Menurutnya, persoalan seperti tawuran tetap perlu mendapat perhatian, tetapi berbagai potensi lokal, prestasi warga, dan kegiatan positif juga perlu memperoleh ruang pemberitaan.

“Di zaman yang serba digital ini, kita perlu membangun citra masyarakat Cilincing secara lebih baik. Jangan sampai hal-hal kecil hanya dikejar viralnya, lalu akhirnya masyarakat dan wilayah kita sendiri yang dirugikan,” ujarnya.

Ia mengajak pegiat media sosial, pelaku informasi, organisasi masyarakat, dan seluruh warga untuk lebih bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Supriyadi juga mendorong agar anak-anak berprestasi, kegiatan positif kepemudaan, potensi ekonomi lokal, dan berbagai inisiatif masyarakat lebih banyak diperkenalkan kepada publik.

“Kami mengimbau teman-teman pelaku media sosial untuk membantu membangun informasi publik yang baik tentang Cilincing. Mari kita angkat juga anak-anak yang berprestasi dan berbagai kegiatan positif masyarakat. Jangan hanya mengejar viralitas, tetapi ikutlah membangun citra wilayah kita,” tegasnya.

Menurutnya, komunikasi publik yang sehat dapat membantu memperkenalkan potensi Cilincing sekaligus mendorong masyarakat lebih bijak dalam menyikapi dan menyebarkan informasi.

Penguatan Koordinator Kelurahan Jadi Langkah Awal

Pengukuhan tujuh koordinator kelurahan diharapkan menjadi awal penguatan komunikasi dan koordinasi CIBER di seluruh wilayah Kecamatan Cilincing.

Melalui struktur tersebut, CIBER diharapkan dapat lebih dekat dengan kebutuhan warga sekaligus menjadi jembatan aspirasi masyarakat kepada pemerintah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.

Ajid Durohim dan Supriyadi berharap penguatan organisasi ini dapat membuka ruang kerja sama yang lebih luas untuk menjawab persoalan pengangguran, peningkatan kompetensi tenaga kerja, lingkungan, kemacetan, serta kesejahteraan masyarakat.

Bagi CIBER, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan aktivitas ekonomi dan industri, tetapi juga dari kemampuan masyarakat lokal memperoleh kesempatan kerja, meningkatkan keterampilan, dan menikmati manfaat pembangunan di wilayahnya sendiri.

Momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 pun diharapkan menjadi pengingat bahwa persatuan harus diwujudkan melalui kerja nyata, kolaborasi, dan kepedulian terhadap kepentingan bersama.

Dengan semangat “Cilincing Bersatu, Bekerja dan Maju Bersama”, CIBER mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil bagian dalam membangun Cilincing yang lebih sejahtera, berdaya saing, dan bermartabat.

(Widya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *