Kosgoro 1957 DIY Perkuat Konsolidasi Organisasi Pasca Terpilihnya Ketua Umum Baru

Nasional141 Dilihat

Jakarta, diasporasatu.com – Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan kesiapan penuh untuk mengawal dan mendukung kepemimpinan Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 yang baru terpilih, , selama masa bakti 2026–2031.

Hal tersebut disampaikan Ketua PDK Kosgoro 1957 DIY, , usai pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 di Jakarta yang menetapkan Sari Yuliati sebagai Ketua Umum secara aklamasi.

Menurut Erwin, terpilihnya Sari Yuliati disambut dengan penuh suka cita oleh jajaran Kosgoro 1957 di daerah, termasuk DIY yang sejak awal memberikan dukungan kepada anggota DPR RI tersebut.

“Kami menyambut dengan senang hati dan sangat baik. Sekarang tugas kami di daerah adalah membantu beliau menjalankan program-program organisasi selama lima tahun ke depan. Kami sudah bersama-sama menghantarkan beliau menjadi Ketua Umum, sehingga tentu harus terus mengawal dan mendukung pelaksanaan tugas-tugas beliau,” ujar Erwin.

Ia berharap kepengurusan definitif PPK Kosgoro 1957 segera terbentuk agar dapat bekerja secara efektif dalam menjalankan agenda organisasi di tingkat pusat maupun daerah.

Erwin menilai dinamika yang terjadi selama Mubes merupakan bagian dari proses demokrasi organisasi yang berjalan hangat dan penuh kekeluargaan. Setelah proses pemilihan selesai, seluruh kader diharapkan kembali bersatu untuk mendukung kepemimpinan baru.

“Yang terpenting sekarang adalah mendukung Ketua Umum terpilih dan memperkuat konsolidasi organisasi,” katanya.

Di tingkat daerah, lanjut Erwin, PDK Kosgoro 1957 DIY akan terus menjalankan agenda konsolidasi organisasi. Masa bakti kepengurusan DIY sendiri masih berlangsung hingga 2027 sehingga Musyawarah Daerah (Musda) akan menjadi agenda penting tahun depan.

Selain memperkuat organisasi, Kosgoro 1957 juga memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung penguatan Partai Golkar sebagai salah satu organisasi pendiri partai tersebut.

“Kosgoro 1957 bukan sekadar memiliki pengaruh terhadap Partai Golkar, tetapi merupakan salah satu organisasi pendirinya bersama MKGR dan Soksi. Karena itu kami memiliki tanggung jawab moral, sejarah, dan politik untuk terus membesarkan organisasi sekaligus memperkuat Partai Golkar,” jelasnya.

Erwin juga menegaskan bahwa penguatan ekonomi kader dan masyarakat menjadi salah satu fokus penting Kosgoro 1957 ke depan. Menurutnya, semangat awal berdirinya Kosgoro berakar pada gerakan koperasi dan pemberdayaan ekonomi rakyat.

Ia mengingatkan bahwa Kosgoro lahir dari semangat gotong royong para pejuang yang tergabung dalam Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) dan tokoh-tokoh pendiri organisasi yang ingin membalas jasa masyarakat yang telah membantu perjuangan kemerdekaan.

“Dulu Kosgoro dikenal sebagai Koperasi Serbaguna Gotong Royong. Semangat itu tetap relevan hingga sekarang, yakni bagaimana memberdayakan masyarakat dan memperkuat ekonomi kader agar mampu menghadapi berbagai tantangan ekonomi,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris PDK Kosgoro 1957 DIY, , menegaskan bahwa seluruh jajaran organisasi di daerah siap bersinergi dengan kepengurusan pusat yang baru guna menjalankan program-program organisasi dan memperkuat peran Kosgoro 1957 sebagai organisasi kader, pengabdian, dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan terpilihnya Sari Yuliati sebagai Ketua Umum, PDK Kosgoro 1957 DIY optimistis organisasi akan semakin solid dan mampu menjalankan berbagai program yang berdampak langsung bagi kader maupun masyarakat luas, sekaligus memperkuat kontribusinya dalam pembangunan bangsa.

(Widya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *