Kongres Himapol 2026 Gaungkan Kebangkitan Nasional, Thariq Rifqi: Mahasiswa Harus Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

Nasional160 Dilihat

Jakarta, diasporasatu.com — Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik Indonesia (Himapindo) menggelar Kongres Himapol 2026 dengan mengusung semangat regenerasi kepemimpinan, demokrasi, dan kebangkitan nasional. Kegiatan tahunan tersebut menjadi wadah konsolidasi mahasiswa ilmu politik dari berbagai daerah di Indonesia untuk memperkuat peran mahasiswa dalam kehidupan kebangsaan.

Ketua Umum Himapindo, Thariq Rifqi Verdyansah, mengatakan bahwa kongres tersebut tidak hanya membahas regenerasi organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk menegaskan kepedulian mahasiswa terhadap kondisi bangsa dan demokrasi di Indonesia.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah membahas kepemimpinan dan regenerasi organisasi. Namun kami mengemasnya dalam momentum kebangkitan nasional agar mahasiswa menunjukkan bahwa mereka masih peduli terhadap persoalan bangsa,” ujar Thariq.

Menurut mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta semester 10 itu, tema demokrasi, kebangsaan, dan sistem politik dipilih karena sejalan dengan disiplin ilmu politik yang dipelajari para peserta.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 peserta yang menginap hingga acara selesai, sementara pembukaan dihadiri kurang lebih 200 orang. Peserta berasal dari berbagai kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Himapol Universitas Syiah Kuala Aceh hingga Himapol Universitas Nusa Cendana Kupang.

“Kami ingin mempertemukan mahasiswa ilmu politik dari seluruh Indonesia agar ada ruang diskusi bersama mengenai kondisi demokrasi dan arah kebijakan negara,” katanya.

Thariq menjelaskan, seluruh pembiayaan kegiatan dilakukan secara kolektif melalui registrasi peserta tanpa bantuan pemerintah. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kekuatan utama organisasi mahasiswa.

Dalam kongres tersebut, Himapindo juga menyoroti tingginya biaya politik di Indonesia yang dinilai berdampak terhadap kualitas demokrasi. Thariq menilai dominasi pemilik modal dalam politik masih menjadi tantangan besar bagi generasi muda.

“Biaya politik yang tinggi membuat hanya kelompok yang punya kekuatan modal yang bisa masuk dalam kontestasi. Karena itu, Himapol Indonesia mencoba membangun kekuatan politik alternatif melalui solidaritas, kebersamaan, dan visi yang jelas sebagai modal politik anak muda,” jelasnya.

Ia berharap mahasiswa tetap menjalankan fungsi sebagai mitra kritis pemerintah dengan aktif mengkaji berbagai kebijakan publik agar tidak terjadi kesalahan implementasi di masyarakat.

Selain itu, Himapindo juga berkomitmen terus memberikan rekomendasi kebijakan kepada institusi pemerintah demi terciptanya kesejahteraan rakyat dan demokrasi yang lebih berkualitas.

“Kami berharap Himapindo tetap menjadi organisasi yang berkualitas dalam melihat dan mengawal kebijakan publik, sehingga keberadaan mahasiswa benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” tutup Thariq.

(widia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *