Oleh. Freni Lutruntuhluy, S.Pd
MENGAWALI pikiran ini, saya harus mengingatkan kembali kepada kita bahawa ada 17 program strategis Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang mesti kita cermati baik-baik dalam rangka melihat peluang apa saja yang sangat mungkin dilakukan untuk sebuah perubahan di Masyarakat Maluku Barat Daya.
Ada 10 point penting yang luar biasa menurut saya dan dapat kita sinergikan untuk kepentingan daerah. Swasembada pangan misalkan, energi, dan air, reformasi politik, hukum, dan birokrasi, pencegahan dan pemberantasan korupsi, pemberantasan kemiskinan, pencegahan dan pemberantasan narkoba, dan jaminan tersedianya pelayanan kesehatan bagi seluruh rakyat bagi kita adalah luar biasa. Sedangkan peningkatan BPJS kesehatan dan penyediaan obat untuk rakyat, penguatan pendidikan, sains, dan teknologi, serta digitalisasi telah menjadikan banyak generasi kita mulai gencar megambil peran dan peluang besar itu. Pertanyaan kepada kita adalah apakah hal itu dapat diimplementasikan ke daerah secara baik, tepat sasaran dan terukur untuk sebuah cita-cita perubahan?.
Menurut saya aspek reformasi politik, hukum, dan birokrasi patut menjadi sebuah rencana jangka pendek agar dapat merubah cara pandang elit-elit, partai politik dan rakyat dalam dimensi sosial sebelum program lainnya dapat berjalan lancar. Mengapa? Hal ini tidak lain karena rakyat MBD dalam kultur dan praktek politik masih terpola dalam sentiment kelompok, suku yang hal itu berdampak besar terhadap kepemimpinan dan system pemerintahan. Artinya, pemerintahan itu terbentuk dan bertindak dengan “virus” itu sendiri. Ini artinya visi perubahan itu tidak mungkin berjalan baik. Begitu banyak program brilian dari pemerintah pusat sangat mungkin berjalan baik jika situasi politik local berubah diikuti system pemerintahan yang terbuka.
Saya melihat seperti program penguatan kesetaraan gender dan perlindungan hak perempuan, anak, serta penyandang disabilitas merupakan bagian penting dalam pemenuhan hak dasar yang mesti direspons pemerintah tingkat kabupaten/kota dan memastikan perubahan itu terwujud.
Sebagai daerah dengan nilai jual tinggi sebagai beranda dua negara Australis dan Timor Leste, kita harus bisa mencermati semangat Perubahan dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ini patut menjadi semangat bagi kita sebagai anak-anak MBD untuk mengambil peran dalam upaya mendukung program pembangunan lima tahun Prabowo-Gibran sekaligus terrealisasi di daerah kita Bumi Kalwedo.
Suka atau tidak, kepemimpinan Presiden Prabowo sebetulnya memberikan banyak peluang bagi rakyat untuk bangkit dari berbagai keadaan ekonomi, sosial dan politik. Situasi kepemimpinan juga sekaligus mendorong terbukanya informasi kepada rakyat, dan ini adalah bentuk nyata yang harus direspons dalam rangka membangun jaringan komunikasi dengan Kementerian/Lembaga terkait program yang dilakukan di Maluku Barat Daya.
Wilayah kita dengan setidaknya ada 48 pulau tujuh di antaranya merupakan pulau-pulau terluar menjadikan daerah kita menjadi posisi tawar yang sangat strategis. Belum lagi kita melihat dinamika politik global yang menyoroti sumber minyak dan gas Marsela. Bukanlah ini adalah kesempatan emas yang begitu menjanjikan masa depan daerah dan generasi kita?.
Saatnya kita menyatuhkan pikiran/gagasan untuk membangun daerah dengan tidak membeda-bedakan antar pulau, suku, agama dan lainnya. Kami mencoba merangkul itu dalam wadah yang baru, spirit baru dengan tidak terafiliasi partai politik dengan hadirnya. Forum Komunikasi Pemuda dan Masyarakat MBD – Jabodetabek.
Sebagian besar masyarakat kita baik di kampung-kampung, di ibukota kecamatan, kota Ambon, daerah lain termasuk di Jabodetabek tentu bertanya-tanya tentang apa yang mendasari lahirnya pembentukan sebuah wadah baru yang diberi nama FORUM KOMUNIKASI PEMUDA DAN MASYARAKAT MBD – JABODETABEK?. Karena itu, barangkali melalui kesempatan ini dapat kami jelaskan bahwa pentingnya sinergitas Bersama dalam partisipasi Bersama pemerintah daerah Maluku Barat Daya membangun daerah lebih baik.
FKPM – MBD Jabodetabek sebagai elemen rakyat tentu akan membangun komunikasi dengan Kementerian/ Lembaga, dalam melihat peluang yang dapat dilakukan di Maluku Barat Daya.
Kalwedo!
*) Penulis adalah Inisiator Pembentukan FKPM MBD-Jabodetabek).

















