Abdullah Puteh Resmi Alihkan Amanah Koordinator Presidium MN KAHMI kepada Romo Syafi’i

Berita261 Dilihat

Jakarta, diasporasatu.com – Tokoh senior Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), , secara resmi menyerahkan amanah Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI kepada dalam rapat harian Majelis Nasional KAHMI yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026).

Prosesi penyerahan jabatan tersebut menjadi momentum penting dalam perjalanan organisasi alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), sekaligus menandai berakhirnya masa kepemimpinan Abdullah Puteh sebagai Koordinator Presidium MN KAHMI.

Dalam sambutannya, Abdullah Puteh menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang sehat dan harus dimaknai sebagai upaya memperkuat peran KAHMI dalam menjawab berbagai tantangan kebangsaan.

Ia berharap kepemimpinan yang baru dapat melanjutkan program-program strategis yang telah dirintis serta memperkuat posisi KAHMI sebagai organisasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

“KAHMI harus terus menjaga semangat kebersamaan, memperkuat konsolidasi organisasi, dan hadir memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat maupun bangsa,” ujar Abdullah Puteh.

Selama memimpin Koordinator Presidium MN KAHMI, Abdullah Puteh dikenal aktif mendorong penguatan konsolidasi organisasi serta memperluas peran KAHMI dalam berbagai isu kebangsaan, pembangunan sumber daya manusia, dan penguatan nilai-nilai keislaman serta keindonesiaan.

Penyerahan amanah kepada Romo Muhammad Syafi’i berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan yang dihadiri jajaran Pengurus Harian Majelis Nasional KAHMI. Momen tersebut juga menjadi simbol kesinambungan kepemimpinan dalam menjaga eksistensi dan kontribusi KAHMI di tengah dinamika nasional.

Sementara itu, Romo Muhammad Syafi’i menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Abdullah Puteh yang dinilai telah memberikan fondasi kuat bagi organisasi. Ia berkomitmen melanjutkan berbagai program yang telah berjalan serta memperkuat peran KAHMI sebagai rumah besar para alumni HMI.

Menurutnya, KAHMI memiliki potensi besar sebagai kekuatan intelektual dan moral yang dapat berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui gagasan, pemikiran, dan aksi nyata.

“KAHMI harus terus menjadi wadah lahirnya pemikiran-pemikiran konstruktif yang memperkuat persatuan bangsa, mendorong pembangunan sumber daya manusia, serta memperkokoh nilai-nilai kebangsaan dan keumatan,” kata Romo Muhammad Syafi’i.

Dalam rapat harian tersebut, jajaran pengurus juga membahas sejumlah agenda strategis organisasi, termasuk penguatan konsolidasi nasional dan peningkatan kontribusi KAHMI terhadap berbagai program pembangunan.

Dengan penyerahan amanah dari Abdullah Puteh kepada Romo Muhammad Syafi’i, MN KAHMI diharapkan semakin solid dalam menjalankan perannya sebagai organisasi alumni yang mampu memberikan pemikiran, solusi, dan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.

(Widya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *