FKN-08 Gelar Konsolidasi Nasional Relawan, Tegaskan Dukungan terhadap Program Pro-Rakyat dan Kemandirian Bangsa

Berita282 Dilihat

Jakarta, diasporasatu.com – Forum Komunikasi Nasional-08 (FKN-08) menggelar Konsolidasi Rakyat Organ Relawan Pendukung Presiden Republik Indonesia di Hotel Alia Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi, konsolidasi, dan penyatuan langkah berbagai organisasi relawan dalam mendukung agenda pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

Mengusung tema “Konsolidasi Rakyat Mendukung Program Pro-Rakyat dan Pro-Kemandirian Ekonomi Presiden Prabowo Subianto”, acara dihadiri para ketua umum organisasi relawan dari berbagai daerah, tokoh masyarakat, akademisi, serta para inisiator FKN-08.

Ketua Panitia, , menegaskan bahwa perjuangan relawan tidak berhenti setelah berakhirnya Pemilihan Presiden. Menurutnya, relawan memiliki tanggung jawab untuk terus mengawal keberhasilan pemerintahan melalui partisipasi aktif dalam pembangunan nasional.

“Forum Komunikasi Nasional-08 hadir sebagai rumah besar komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi seluruh organ relawan. Kita ingin memastikan semangat perjuangan yang telah mengantarkan Bapak Prabowo Subianto menjadi Presiden terus berlanjut dalam bentuk kerja nyata bagi masyarakat,” ujar Indria.

Dalam sesi utama, konsolidasi menghadirkan sebagai pembicara kunci. Dalam paparannya yang bertajuk “Melawan Serakahnomic”, Nehemia mengkritisi praktik ekonomi yang dinilai lebih mengutamakan kepentingan kelompok tertentu dibandingkan kesejahteraan rakyat.

Menurutnya, konsep “Serakahnomic” menggambarkan praktik ekonomi yang didominasi keserakahan, monopoli, dan ketimpangan penguasaan sumber daya. Ia menilai pemerintahan Presiden Prabowo memiliki peluang besar mengembalikan arah pembangunan nasional sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945 melalui penguatan ekonomi kerakyatan, hilirisasi industri, ketahanan pangan, koperasi, dan pengelolaan sumber daya alam yang berpihak pada kepentingan nasional.

“Indonesia harus membangun ekonomi yang berkeadilan, bukan ekonomi yang dikuasai oleh keserakahan. Ekonomi nasional harus kembali kepada semangat Pancasila dan Pasal 33 UUD 1945 untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat,” tegas Nehemia.

Sementara itu, mewakili para inisiator, menjelaskan bahwa FKN-08 dibentuk sebagai forum koordinasi nasional yang menghimpun berbagai organisasi relawan pendukung Presiden Prabowo tanpa menghilangkan identitas dan kemandirian masing-masing organisasi.

Menurut Yoserizal, FKN-08 mengedepankan prinsip kolektif dan kolegial melalui Sekretariat Nasional (Seknas), tanpa struktur Ketua Umum. Seknas akan mengoordinasikan berbagai bidang strategis, mulai dari hukum, ketahanan pangan, energi, UMKM, pendidikan, investasi, hilirisasi industri, teknologi informasi, kesehatan, komunikasi publik, lingkungan hidup, kemaritiman, hingga hubungan antar-lembaga.

“Landasan perjuangan FKN-08 adalah mendukung keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dengan menjadikan Pancasila dan Pasal 33 UUD 1945 sebagai dasar pembangunan ekonomi nasional,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, menyampaikan bahwa FKN-08 siap menjadi mitra strategis pemerintah melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Program-program yang menjadi fokus organisasi meliputi ketahanan pangan, pemberdayaan UMKM, investasi, hilirisasi industri, pendidikan, kesehatan, transformasi digital, pelestarian lingkungan hidup, pengembangan sumber daya manusia, dan penguatan komunikasi publik.

“Relawan harus menjadi solusi. Kita bukan hanya hadir saat pemilu, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk mendukung keberhasilan program-program pemerintah yang berpihak kepada rakyat,” kata Safrin.

Pada sesi penutupan, menyampaikan hasil konsolidasi yang menegaskan komitmen seluruh organisasi relawan untuk memperkuat persatuan, meningkatkan koordinasi nasional, serta membangun program kerja bersama dalam mendukung pembangunan nasional.

Forum juga menyepakati pembentukan perangkat kerja berdasarkan bidang keahlian guna memperkuat kontribusi nyata relawan terhadap pelaksanaan program-program pemerintah.

Sebagai hasil akhir konsolidasi, seluruh peserta menyampaikan pernyataan sikap yang menegaskan dukungan penuh terhadap seluruh program strategis Presiden Prabowo Subianto yang berorientasi pada kepentingan rakyat dan penguatan kemandirian bangsa. FKN-08 juga menyatakan komitmen menjadi mitra strategis dalam mengawal, menyosialisasikan, dan mendukung implementasi kebijakan pemerintah yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

Melalui konsolidasi tersebut, FKN-08 menegaskan tekadnya menjadi wadah sinergi nasional bagi seluruh organ relawan untuk mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045 melalui semangat persatuan, gotong royong, profesionalisme, dan kerja nyata.

(Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *