Yogyakarta, 25 Agustus 2026, diasporasatu.com — Yayasan Duta KRESHNA Indonesia (YDKI) terus memperkuat semangat kolaborasi lintas komunitas sebagai bagian dari upaya meningkatkan layanan kesehatan dan mempercepat pemulihan penyintas stroke di Indonesia.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua Umum KRESHNA sekaligus Founder Outbond Maritim Indonesia, Founder SHINEE Holistik Happiness Rehabilitasi Center, serta mitra Lemhannas RI, Dr. Ir. Haryanto Suryo Panguripan, M.Pd.I, saat melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari koordinasi Program SHINEE yang berlangsung di Markas Besar KRESHNA Medika, Malioboro Mall Lantai 2, Yogyakarta. Haryanto didampingi IB. Haryanto selaku Koordinator Lapangan Yogyakarta dan Jawa Tengah bersama tim Asosiasi Sumber Daya Therapist Yogyakarta (ASDTY).
Dalam kesempatan tersebut, ASDTY juga diperkenalkan sebagai Master Partner GoPeriksa, sebuah layanan pemeriksaan kesehatan yang dapat diakses masyarakat melalui aplikasi GoPeriksa.
Sementara itu, Ketua Harian KRESHNA sekaligus Founder KRESHNA Medika, Suhadi, SH., M.Hum., melakukan roadshow sekaligus mempersiapkan kolaborasi dengan YASTROKI Yogyakarta dan sejumlah rumah sakit pemerintah maupun swasta di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Kolaborasi tersebut direncanakan berlangsung hingga akhir 2026 dan akan diperkuat dengan program Wellness Station.
CEO PT Tele Sehat Indonesia, Ns. Sigit M. Nuzul, M.Biomed, menjelaskan Wellness Station merupakan integrasi Anjungan Telehealth Masyarakat Sehat (ATM Sehat) dengan layanan terapi medis dan wellness.
ATM Sehat berfungsi sebagai stasiun pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini penyakit yang terkoneksi dengan internet. Hasil pemeriksaan tersimpan secara digital dalam aplikasi untuk kemudian dianalisis melalui sistem AI deteksi dini penyakit, termasuk risiko stroke.
“Melalui sistem ini, klien dapat memperoleh edukasi kesehatan dari dokter klinik atau rumah sakit yang telah bekerja sama maupun melalui AI Health Assistance,” jelas Sigit.
Program Wellness Station KRESHNA juga diarahkan untuk memenuhi kebutuhan kebugaran pasien VIP maupun pengguna poli eksekutif di sejumlah rumah sakit kelas menengah atas di Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Keluarga pasien juga dapat memperoleh layanan massage kebugaran yang diberikan oleh tim ALENAHOZ dan HOZLEE (Rumah Sehat Holistik). Layanan tersebut dikelola oleh trainer wellness therapy sekaligus owner Deta Indriana, S.Kom., ME., DIPL.CIDESCO.
Selain kegiatan koordinasi, KRESHNA bersama sejumlah mitra juga melaksanakan kegiatan sosial dan kesehatan melalui program JakiMu ke-13 di Kapanewon Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan yang digagas Founder YASTROKI Cabang Yogyakarta, H. AR. Iskandar, bersama Owner Flora Busana Muslim, Hj. Latifah Iskandar, tersebut diikuti 178 peserta, termasuk 13 penyintas stroke.

Para peserta menempuh perjalanan sekitar 7 kilometer dengan berjalan kaki. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dari Joglo DakwahMu Al Masykuri, Pojok Lapangan Klidon, Sukohardjo, Sleman, dan berakhir sekitar pukul 09.15 WIB di Masjid Ahmad Dahlan, PCM Ngaglik, Jalan Noto Sukardjo, Rejodani, Sariharjo, Ngaglik, Sleman.
Setibanya di lokasi, peserta dan masyarakat sekitar mendapatkan layanan bakti sosial kesehatan secara gratis, meliputi pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, asam urat, gula darah, serta konsultasi dengan dokter. Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari RSUD Sleman dan RS UAD.
Untuk memastikan keamanan peserta selama kegiatan, panitia menyiagakan enam unit ambulans, termasuk dua unit Ambulance Cahaya Foundation (ACF-006 dan ACF-007) yang berkolaborasi dengan KRESHNA Medika Yogyakarta.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pembagian bibit tanaman Salam, Tabebuya, Alpukat, dan Mahoni sebagai bagian dari kampanye pelestarian lingkungan. Kegiatan turut dimeriahkan seni budaya kearifan lokal serta gerakan Sedekah Sampah PP Muhammadiyah.
Suhadi menegaskan, KRESHNA siap mengambil bagian dalam upaya mempercepat pemulihan dampak stroke di Indonesia, tidak hanya dari aspek fisik, tetapi juga mental, ekonomi, dan spiritual.
“Kami sangat siap mengambil bagian menjadi solusi percepatan pemulihan dampak stroke di seluruh Indonesia melalui pendekatan yang menyentuh aspek fisik, mental, ekonomi, dan spiritual,” ujar Suhadi.
Ia menambahkan, KRESHNA juga terus membangun kemitraan strategis dengan kementerian dan lembaga pemerintah guna memperluas manfaat program bagi masyarakat, termasuk dalam implementasi kebijakan yang berkaitan dengan penyandang disabilitas.
Masyarakat yang ingin bergabung dengan komunitas KRESHNA dapat menghubungi 0813-1551-9911 atau +62 813-1503-0777.
(Widya)






