KRESHNA Kolaborasi Hadirkan “Sehat No Debat” di Metro TV, Dorong Edukasi Pemulihan Stroke dan Pencegahan Komplikasi

Berita279 Dilihat

Jakarta, diasporasatu.com – Komunitas Rehabilitasi Stroke Holistik Nusantara (KRESHNA) kembali memperluas jangkauan edukasi kesehatan melalui kolaborasi dalam program “Sehat No Debat” yang segera tayang di Metro TV. Program ini menjadi bagian dari komitmen KRESHNA dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia, khususnya para penyintas stroke dan keluarganya.

Ketua Umum KRESHNA, dr. Ir. Haryanto Suryo Panguripan, M.Pd.I, yang juga merupakan Owner Bumi ARASY Edupark Resort serta Mitra LEMHANNAS RI, menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut. Menurutnya, tayangan ini selaras dengan pendekatan pemulihan pascastroke berbasis penelitian ilmiah sekaligus mendorong pencegahan komplikasi penyakit penyerta seperti jantung, diabetes, gagal ginjal, hingga gangguan penglihatan.

Integrasi Medis, Teknologi, dan Nutrisi

Dalam program tersebut, dr. Pretty Suvarly menjelaskan pentingnya integrasi antara terapi medis konvensional, pemanfaatan teknologi modern, serta pemenuhan nutrisi seluler bagi penyintas stroke. Ia menekankan bahwa proses rehabilitasi tidak cukup hanya mengandalkan terapi fisik, tetapi juga membutuhkan stimulasi biologis dari dalam tubuh serta perlindungan terhadap organ vital guna menekan risiko secondary stroke.

Program ini mengangkat tiga pilar utama pemulihan dan pencegahan komplikasi:

1. Terapi Teknologi Laser (Aculaser Ultimate)

Aculaser Ultimate memanfaatkan Low Level Laser Therapy (LLLT) dengan 14 titik pancaran laser yang dikombinasikan dengan Neuro-Muscular Electrical Stimulation (NMES). Teknologi ini ditujukan untuk membantu melancarkan sirkulasi darah, mengurangi risiko penggumpalan darah di pembuluh otak maupun jantung, serta menstimulasi saraf dan otot yang mengalami kelemahan pascastroke sehingga mempercepat pemulihan fungsi gerak.

2. Proteksi Organ dan Anti-Penuaan Seluler

KRESHNA juga menyoroti pentingnya asupan antioksidan melalui AS 10 Life, suplemen yang mengandung kombinasi antioksidan, multivitamin, dan mineral chelated. Formula ini ditujukan untuk melawan radikal bebas, memperlambat penuaan seluler, serta membantu menekan risiko komplikasi seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung koroner, sekaligus mendukung stamina penyintas selama proses rehabilitasi.

3. Nutrisi dan Perlindungan Mikrovaskular

Pilar ketiga adalah EVOLIFE OS2, suplemen bebas gluten yang diformulasikan untuk mendukung kesehatan mata, saraf halus, dan jaringan mikrovaskular. Produk ini diperkenalkan sebagai nutrisi pendukung harian bagi lansia, pekerja aktif, maupun penyintas stroke agar tetap menjaga fungsi penglihatan dan kebugaran jaringan tubuh.

Kisah Nyata Pemulihan

Salah satu daya tarik program ini adalah kehadiran Indra Bekti sebagai host utama. Public figure yang pernah mengalami stroke akibat pecah pembuluh darah tersebut kini kembali aktif dan produktif di dunia penyiaran, menjadi contoh nyata bahwa penyintas stroke dapat bangkit dan berkarya kembali melalui rehabilitasi yang konsisten.

Program juga menghadirkan Bang Ucup sebagai pengisi segmen humor dan motivasi. Dengan gaya komunikasi yang ringan dan mudah dipahami, ia membantu menyampaikan pesan-pesan kesehatan agar lebih dekat dengan masyarakat luas.

Peran Suhadi dan Filosofi “Modal 3M”

Perjalanan edukasi KRESHNA turut digerakkan oleh Suhadi, SH, M.Hum, Ketua Harian KRESHNA, Pendiri KRESHNA Medika, sekaligus Senior Strategic Partnership di berbagai perusahaan multinasional. Selama bertahun-tahun, Suhadi aktif mendampingi penyintas stroke di berbagai daerah melalui program televisi, kegiatan komunitas, serta kolaborasi dengan kementerian dan lembaga pemerintah.

Ia dikenal luas dengan filosofi pemulihan yang menekankan latihan terstruktur dan berkelanjutan.

“Kalau mau pulih, kita harus berlatih. Latihan harus dilakukan secara bertahap, baik, benar, terarah, terukur, dan teratur,” ujarnya.

Selain latihan fisik, Suhadi memperkenalkan jargon “Modal 3M” sebagai fondasi mental bagi penyintas stroke dan caregiver:

  • Jangan Malu – tetap percaya diri dan aktif bersosialisasi meski memiliki keterbatasan fisik.
  • Jangan Malas – disiplin menjalani rehabilitasi, latihan harian, dan menjaga pola hidup sehat.
  • Jangan Menyerah – memandang pemulihan sebagai proses panjang yang membutuhkan ketekunan dan semangat pantang menyerah.

Melalui “Sehat No Debat” di Metro TV, KRESHNA berharap edukasi mengenai rehabilitasi stroke, pencegahan komplikasi, serta pentingnya dukungan keluarga dapat menjangkau lebih banyak masyarakat Indonesia. Program ini diharapkan menjadi inspirasi bahwa dengan terapi yang tepat, nutrisi yang memadai, latihan yang terarah, dan mental yang kuat, penyintas stroke memiliki peluang besar untuk kembali hidup lebih sehat, mandiri, dan bermakna.

(Widya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *