Polres Metro Bekasi Kota Siagakan 1.300 Personel, Antisipasi Pelajar Ikut Demo ke Jakarta

Nasional35 Dilihat

BEKASI, Diasporasatu.com – Polres Metro Bekasi Kota menggelar Tactical Floor Game (TFG) untuk mematangkan kesiapan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota), menyusul potensi mobilisasi pelajar ke Jakarta dalam rencana demonstrasi pada 20 Oktober 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Mapolres Metro Bekasi Kota, Minggu (18/10/2026), tersebut bertujuan menguji kesiapan personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi dan potensi kerawanan keamanan.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana menegaskan bahwa kepolisian menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum secara damai. Namun, tindakan yang melanggar hukum, termasuk upaya menghasut atau menggerakkan pelajar untuk terlibat dalam aksi yang berisiko, akan ditindak sesuai ketentuan.

“Kami menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat secara damai. Namun, kami tidak akan segan mengambil langkah tegas terhadap siapa pun yang dengan sengaja menghasut, menggerakkan, atau memanfaatkan pelajar untuk melakukan tindakan melawan hukum,” ujar Putu dalam keterangannya, Minggu (18/10/2026).

Ia menegaskan, pelajar tidak boleh dijadikan alat untuk kepentingan pihak tertentu, terlebih jika keterlibatan mereka dapat membahayakan keselamatan dan masa depan generasi muda.

Uji Enam Skenario Pengamanan

Dalam pelaksanaan TFG tersebut, Polres Metro Bekasi Kota menguji enam skenario pengamanan yang disusun berdasarkan potensi kerawanan. Sebanyak 1.300 personel disiagakan untuk mendukung kesiapan pengamanan.

Selain menyiapkan langkah operasional, kepolisian juga mengedepankan pendekatan persuasif dan pencegahan terhadap pelajar yang berpotensi berada dalam situasi berisiko.

Koordinasi dengan pihak sekolah dan orang tua turut menjadi bagian dari upaya mencegah pelajar terlibat dalam kegiatan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Menurut Putu, pengawasan dan komunikasi yang baik antara orang tua, sekolah, dan anak sangat diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan pelajar ikut dalam mobilisasi menuju Jakarta.

“Prioritas kami adalah memastikan para pelajar tetap aman dan tidak terjerumus dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Kami mengajak orang tua dan pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan serta membangun komunikasi yang baik dengan anak-anak,” katanya.

Ia menambahkan, penegakan hukum harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap masa depan generasi muda.

Polres Metro Bekasi Kota berharap melalui kesiapan personel, koordinasi lintas pihak, serta langkah pencegahan yang terukur, situasi keamanan tetap kondusif dan hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai tetap terlindungi.

Kepolisian juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dan sekolah dalam memastikan para pelajar tidak terlibat dalam tindakan yang berpotensi melanggar hukum maupun mengancam keselamatan mereka.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *